Paul Pogba Dalang Kehancuran Manchester United Di Musim Ini

Salah satu legenda Manchester United, Roy Keane menyebut bahwa kehadiran Paul Pogba merupakan dalang atas kekalahan Man United untuk musim ini. Tepatnya kekalahan atas Manchster City dalam lanjutan jasa bola Liga Inggris.

Seperti yang dilaporkan oleh pihak agen bolaMan United sendiri baru saja melakoni laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford pada Rabu(24/04/2019) dini hari tadi. Hadapi City, pasukan Solskjaer harus dipermalukan dengan skor 0-2 tanpa adanya balasan.

Hal inipun menuai banyak kritikan dari publik dan salah satunya adalah sosok Keane yang dikenal sebagai jenderal lapangan tengah MU. Keane yang selalu tampil memukau dalam setiap pertandingan baik dalam bertahan maupun menyerang.

Paul Pogba Dalang Kehancuran Manchester United

Kekesalannya terhadap perfoma MU  yang kian menurun ini sendiri ia timpalkan kepada sosok Pogba. Menurutnya Pogba merupakan sosok pemain yang tidak dapat di ajak kerja sama. Tepatnya dalam membantu pertahanan Man  United ketika tertekan.

“Jika ingin menjadi rekan satu tim, harusnya dia berlari ke belakang untuk membantu pertahanan. Semua jadi memanas usai lawan Everton, mereka saling melempar kesalahan,” kata Keane dikutip SkySports.

“Pria ini bertalenta, tapi kami mengatakan hal yang sama berulang kali. Berapa kali saya melihatnya dalam permainan dan tidak mau mundur. Dia masalah besar bagi United,” ujarnya.

Keane juga menambahkan bahwa Pogba tidak mampu memberikan contoh yang baik sebagai sosok senior di ruang ganti Man United. 

“Dia pemain senior yang bermain di liga elite dan pernah memenangkan gelar bergengsi. Tapi, dari apa yang saya amati ia bukan sosok pemimpin atau pemain yang layak dicontoh,” ketus Keane.

Wajar aja, pasalnya kekalahan Red Devils kali ini juga turut melibatkan Pogba di ajang Derby Manchester. Gol yang disarangkan oleh Bernardo Silva dan Leroy Sane sukses membawa City keluar sebagai pemenang.

Sedangkan harus membuat penderitaan Setan Merah terus berlanjut kala menembus posisi empat besar musim depan. Tercatat mereka harus bertahan di posisi ke enam dengan perolehan 64 poin saja.

Menu